Lab Hidrologi

Visi :

  • Menjadi laboratorium berstandar nasional dan internasional dalam pengembangan ilmu dan teknologi di bidang kelautan, onshore, offshore, and inshore.

Misi :

  • Menyelenggarakan proses pengajaran dan pendidikan bidang survey dan pemetaan laut
  • Melaksanakan penelitian yang berkualitas dalam pemanfaatan dan pengembangan ilmu dan teknologi di bidang survey dan pemetaan laut
  • Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam pemanfaatan dan pengembangan ilmu dan teknologi di bidang survey dan pemetaan laut
  • Menjalin kerjasama industri dan kemitraan dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta baik di dalam maupun luar negeri

Tujuan :

  • Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang survey dan pemetaan laut
  • Untuk menghasilkan karya ilmiah dan inovatif di bidang kelautan serta sesuai dengan keilmuan geomatika di bidang survey dan pemetaan laut
 
Struktur Organisasi:
Kepala Lab: Romi Fadly, S.T., M.Eng
Anggota:
1. Ir. Armijon, S.T., M.T., IPU

Alat

Laboratorium Instrumentasi dilengkapi beberapa peralatan yang menunjang kegiatan praktikum. Beberapa peralatan praktikum yang berbasis otomasi diantaranya :

GC (Gas Chromatography)
GC (Gas Chromatography)

GC digunakan untuk analisis kandungan alkohol, minyak wangi, minyak atsiri (minyak kayu putih, minyak nilam dan sejenisnya), biodiesel, dan biogas.

GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometry)

GCMS digunakan untuk analisis minyak atsiri, biodiesel, senyawa alkohol, aldehid, keton, dan asam lemak.

FTIR (Fourier Transform Infra Red)

FTIR digunakan untuk analisis gugus fungsi secara kualitatif dalam suatu senyawa kimia yang terdapat di dalam lemak babi, plastik, karet, makanan, obat-obatan, minyak, kitosan, batu bara dan kosmetik.

HPLC (High Performance Liquid Chromatography)

HPLC digunakan untuk analisis zat aditif pada makanan dan minuman, obat-obatan, pewarna tekstil, pestisida, lemak babi, protein, vitamin, karbohidrat, gula, cafein, plasma dan sebagainya.

GC (Gas Chromatography)

GC digunakan untuk analisis kandungan alkohol, minyak wangi, minyak atsiri (minyak kayu putih, minyak nilam dan sejenisnya), biodiesel, dan biogas.

GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometry)

GCMS digunakan untuk analisis minyak atsiri, biodiesel, senyawa alkohol, aldehid, keton, dan asam lemak.

FTIR (Fourier Transform Infra Red)

FTIR digunakan untuk analisis gugus fungsi secara kualitatif dalam suatu senyawa kimia yang terdapat di dalam lemak babi, plastik, karet, makanan, obat-obatan, minyak, kitosan, batu bara dan kosmetik.

HPLC (High Performance Liquid Chromatography)

HPLC digunakan untuk analisis zat aditif pada makanan dan minuman, obat-obatan, pewarna tekstil, pestisida, lemak babi, protein, vitamin, karbohidrat, gula, cafein, plasma dan sebagainya.