Lab Geodinamika

Visi:

  •  Menjadi laboratorium berstandar nasional dan internasional dalam pengembangan ilmu dan teknologi di bidang Geodesi dan Geodinamika

Misi:

  • Menyelenggarakan pendidikan dalam bidang keahlian Geodesi dan Geodinamika
  • Mengembangkan penelitian maju dan inovatif dalam bidang Geodesi dan
  • Geodinamika sebagai kontribusi pengembangan keilmuan dan profesi di tingkat nasional dan internasional
  • Menjalin kerjasama maupun pengabdian kepada masyarakat untuk berkontribusi bagi penyelesaian permasalahan di bidang Geodesi dan Geodinamika

Tujuan:

  • Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Geodesi dan Geodinamika
  • Untuk menghasilkan karya ilmiah dan inovatif di bidang Gedodesi-Geodinamika

Adapun Bidang keahlian sebagai berikut:

  • Geodesi
  • Geodinamika
  • Deformasi
  • Altimetri
  • Geoid
Topik Penelitian
  • Pemantauan penurunan tanah di Provinsi Lampung dan Sekitarnya
  • Analisis pergerakan patahan Sunda Megathrust
  • Pemantauan deformasi gunung anak krakatau
  • Pemantauan perubahan permukaan laut perairan Indonesia
Struktur Organisasi
Kepala Lab : Eko Rahmadi S.T., M.T.
Anggota
1. Erlan Sumanjaya, S.Si., M.Sc
 2. Atika Sari, S.T., M.T

Alat

Laboratorium Instrumentasi dilengkapi beberapa peralatan yang menunjang kegiatan praktikum. Beberapa peralatan praktikum yang berbasis otomasi diantaranya :

GC (Gas Chromatography)
GC (Gas Chromatography)

GC digunakan untuk analisis kandungan alkohol, minyak wangi, minyak atsiri (minyak kayu putih, minyak nilam dan sejenisnya), biodiesel, dan biogas.

GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometry)

GCMS digunakan untuk analisis minyak atsiri, biodiesel, senyawa alkohol, aldehid, keton, dan asam lemak.

FTIR (Fourier Transform Infra Red)

FTIR digunakan untuk analisis gugus fungsi secara kualitatif dalam suatu senyawa kimia yang terdapat di dalam lemak babi, plastik, karet, makanan, obat-obatan, minyak, kitosan, batu bara dan kosmetik.

HPLC (High Performance Liquid Chromatography)

HPLC digunakan untuk analisis zat aditif pada makanan dan minuman, obat-obatan, pewarna tekstil, pestisida, lemak babi, protein, vitamin, karbohidrat, gula, cafein, plasma dan sebagainya.

GC (Gas Chromatography)

GC digunakan untuk analisis kandungan alkohol, minyak wangi, minyak atsiri (minyak kayu putih, minyak nilam dan sejenisnya), biodiesel, dan biogas.

GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometry)

GCMS digunakan untuk analisis minyak atsiri, biodiesel, senyawa alkohol, aldehid, keton, dan asam lemak.

FTIR (Fourier Transform Infra Red)

FTIR digunakan untuk analisis gugus fungsi secara kualitatif dalam suatu senyawa kimia yang terdapat di dalam lemak babi, plastik, karet, makanan, obat-obatan, minyak, kitosan, batu bara dan kosmetik.

HPLC (High Performance Liquid Chromatography)

HPLC digunakan untuk analisis zat aditif pada makanan dan minuman, obat-obatan, pewarna tekstil, pestisida, lemak babi, protein, vitamin, karbohidrat, gula, cafein, plasma dan sebagainya.